Halaman

Perkembangan harga hari ini

Sabtu, 14 September 2013

Agar Kurs Tidak Membuat Kita Kurus…

Bahwa kurs konversi antar mata uang bisa membuat badan penduduk negeri ini pada menjadi kurus, itu benar-benar bisa terjadi kini. Mata uang Dollar yang kita butuhkan untuk mengimpor barang-barang kebutuhan, telah naik sekitar 14 % terhadap uang Rupiah kita dalam setahun terakhir.  Tetapi hal ini mestinya bisa dicegah oleh kita semua, bagaimana caranya ?


Kebutuhan Dollar Amerika yang begitu tinggi untuk mengimpor barang-barang kebutuhan sehari-hari kita termasuk kebutuhan pokok pangan, membuat harga barang-barang yang diimpor secara umum menjadi lebih mahal. Kalau kenaikan ini terjadi pada barang-barang kebutuhan sekunder, masih bisa dihindari untuk sementara tidak membelinya.

Minggu, 23 Juni 2013

Harga Emas Jatuh, Masihkah Berfungsi Sebagai Proteksi Nilai…?

Untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir harga emas jatuh, pagi ini harga emas di pasar internasional di kisaran US$ 1,283/ozt dan Dinar berada di kisaran Rp 1,800,000,-. Penyebabnya masih sama yaitu sebagaimana kenaikannya didorong oleh kebijakan Quantitative Easing (QE) the Fed, kejatuhannya juga disebabkan oleh (rencana) penghentian QE ini. Pertanyaannya adalah, masihkah emas atau Dinar efektif untuk instrumen proteksi nilai ?

Jumat, 14 Juni 2013

Harga Emas Turun, Bagaimana Daya Belinya ?

Sudah tiga bulan ini harga emas berada pada titik terendahnya sehingga sebagian investor mulai kehilangan kepercayaannya. Namun bagi Anda yang membeli  emas untuk memproteksi hasil jerih payah Anda supaya tidak tergerus inflasi, Anda mestinya tidak perlu kawatir. Emas tetap membuktikan daya beli yang sangat kuat untuk kebutuhan manusia dalam jangka panjang. Berikut saya sajikan datanya untuk kebutuhan energi dan pangan.

Minggu, 24 Maret 2013

Mengelola Yang Cukup…


Ketika Thomas Malthus mengeluarkan teorinya (1798) bahwa populasi dunia tumbuh secara deret ukur (1,2,4, 8 dst…) sedangkan sumber daya kehidupan tumbuh secara deret hitung (1,2,3,4 dst…), saat itu penduduk dunia belum mencapai 1 Milyar. Gara-gara teori tersebut, timbul pemikiran yang ganjil dari Thomas Malthus ini – bahwa tidak ada gunanya mengentaskan kemiskinan – karena bila si miskin tambah makmur, dia akan menambah anak dan problem kekurangan sumber daya kehidupan akan semakin serius.

Lokasi Kantor